You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Penanganan Banjir Jakarta Harus Libatkan Wilayah Penyangga

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyampaikan, penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan hanya secara sepihak oleh Pemprov DKI Jakarta. 

"Artinya, Jakarta nggak bisa sendiri,"

Menurutnya, kolaborasi dengan daerah penyangga sangat penting, mengingat banjir terjadi hampir serentak di sejumlah wilayah sekitar Jakarta.

Penanganan Pascagenangan di Pejaten Barat Libatkan Puluhan Personel

“Ini serentak nih. Bahkan wilayah pinggir kita seperti Tangsel, Bekasi juga kena. Artinya, Jakarta nggak bisa sendiri. Jakarta harus bersama-sama dengan wilayah penyangga,” kata Rano saat meninjau lokasi banjir di Jakarta Selatan, Selasa (8/7).

Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini tengah menyusun skema penataan kawasan perkotaan Jabodetabek-Punjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur) melalui pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi (DKA).

Di sisi lain, Pemprov DKI juga telah melakukan sejumlah langkah kolaboratif, seperti memperluas layanan transportasi Transjabodetabek untuk mendorong pengembangan wilayah sekitar, sekaligus menekan kemacetan dan polusi udara di Jakarta.

“Misalnya Transjabodetabek itu juga bagian dari pengembangan wilayah sekitar Jakarta,” ujarnya.

Terkait penanganan banjir di dalam kota, Rano menyampaikan, pihaknya telah menetapkan penlok (penetapan lokasi) sepanjang 14 kilometer untuk program normalisasi sungai. 

“Penloknya sudah diteken Gubernur,” singkatnya.

Lebih lanjut, Rano menjelaskan, banjir di Jakarta disebabkan tiga faktor utama, yakni air rob dari laut, hujan lokal serta kiriman air dari wilayah hulu seperti Bogor.

“Nah, kalau sudah begini, Jakarta ini seperti tempurung. Akibatnya ya pasti banjir,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6837 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6302 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1432 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1404 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1323 personAldi Geri Lumban Tobing